Rabu, 01 November 2017

Investasi Kesehatan Mental, Perlukah?


Oleh Duddy Fachrudin

Orang-orang biasa bertanya pada dirinya, “Bisakah saya menjadi lebih baik?”, namun mereka jarang bertanya, “Bisakah saya menjadi lebih buruk?”

Teknologi informasi memudahkan hidup kita. Inovasi disruptif membawa kita menjadi lebih cepat, lebih smart, dan lebih menghemat waktu terhadap aktivitas kehidupan kita. Layanan transportasi online misalnya, memudahkan kita menuju tempat yang kita tuju. Maka, semua orang setuju, bahwa era digital informasi ini memiliki dampak positif dan membuat kehidupan kita menjadi lebih baik.

Namun, era baru ini juga memiliki ekses yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental kita. Gangguan tidur, stres, depresi (dan berakhir dengan bunuh diri), permasalahan pada atensi dan memori (akibat multitasking), kecemasan sosial (FOMO), narsis yang patologis, dan adiksi internet serta sosial media merupakan sederet permasalahan yang mungkin terjadi pada individu yang kurang mampu “berselancar” dengan baik di era digital informasi. Maka, Scott Becker, Ph.D dari MSU Counseling Center memaparkan dengan gamblang atropi yang terjadi pada beberapa bagian otak (seperti halnya korteks prefrontal dan insula) akibat kekurangmampuan individu hidup di era digital informasi.

Korteks prefrontal merupakan bagian otak yang menjadi pembeda manusia dengan mahluk lainnya. Pengambilan keputusan, pengendalian impuls (dorongan), perencanaan, dan kebijaksanaan ada di dalamnya. Sementara insula merupakan bagian yang berhubungan dengan empati dan compassion (kasih sayang). Lalu, apa jadinya jika pada kedua bagian tersebut terjadi atropi atau penyusutan?

Maka kemampuan “berselancar” dan beradaptasi di era digital informasi menjadi kebutuhan yang layak dipertimbangkan bahkan disejajarkan dengan kebutuhan pokok kita. Dan salah satu dari kemampuan “berselancar” itu adalah ability to live in the present moment, seperti yang dikatakan Abraham Maslow, psikolog ternama dunia. Investasi terhadap kesehatan mental Anda saat ini akan menentukan kehidupan Anda berikutnya di masa yang akan datang.

Sumber gambar: 
Dokumen pribadi
Share:

0 komentar:

Posting Komentar