Selasa, 28 Maret 2017

Berlatih Mindfulness


Oleh Duddy Fachrudin

Berlatih mindfulness dapat dilakukan dengan meditasi maupun non-meditasi. Praktik meditasi dalam konteks ini tidak bertujuan sebagai suatu ritual dalam sebuah agama tertentu, namun merupakan bentuk metode dalam psikologi untuk mengelola pikiran dan perasaan. Sementara praktik non-meditasi yaitu dengan mempraktikkan mindfulness dalam aktivitas keseharian, seperti makan, minum, mengendarai mobil, dan sebagainya.

Pada artikel kali ini dibahas mengenai meditasi dan beberapa jenis meditasi sederhana yang bisa Anda lakukan sendiri.

Meditasi dapat dilakukan dengan memberi perhatian pada objek tertentu. Misalnya napas, suara alam, udara di sekitar, keheningan, sensasi tubuh, pikiran dan perasaan, orang yang dicintai, hingga kalimat-kalimat Tuhan. Bagi Anda yang baru mengenal meditasi, Anda dapat berlatih meditasi yang paling sederhana terlebih dahulu. Meditasi napas merupakan bentuk dasar dari meditasi dan mudah untuk dilakukan. Tapi tunggu dulu berdasarkan pengalaman penulis memberikan meditasi kepada beragam jenis orang, ternyata, orang-orang yang pikirannya suka mengembara seperti para residen narkoba tampak kesulitan untuk melakukan ini. Hal ini juga berlaku bagi mereka yang pikirannya sangat aktif yang disibukkan dengan berbagai macam keinginan, agenda, termasuk kekecewaan dan kekhawatiran. Seiring dengan semakin sering berlatih maka pikiran yang mengembara tersebut dapat lebih mudah dikendalikan.




Meditasi napas dapat dimulai dengan posisi duduk di kursi maupun bersila. Punggung tegak namun tetap rileks sementara kedua tangan dapat diletakkan di kedua paha. Kedua telapak tangan dapat menelungkup maupun terbuka, atau keduanya saling menindih dengan kedua jari jempol menyatu. Niatkan dalam hati untuk melakukan meditasi napas. Mulailah menarik napas dengan perlahan dan tenang. Perhatian Anda seluruhnya pada napas. Bagi yang nyaman menutup kedua mata maka boleh menutup mata. Inti dari meditasi napas adalah memberikan perhatian pada napas yang masuk dan napas yang keluar. Anda dapat merasakan sepenuhnya udara yang masuk mengalir ke tubuh hingga kembali keluar. Amati proses tersebut dengan lembut. Jika ada pikiran-pikiran yang mengalihkan perhatian dari mengamati napas itu adalah hal yang wajar, dan Anda boleh kembali memperi perhatian pada napas Anda.

Lakukan meditasi napas selama 3-5 menit. Pada akhir sesi boleh mengucapkan terima kasih kepada diri sendiri dan kepada Tuhan yang telah menganugerahkan oksigen kepada Anda.

Sumber gambar:
https://mbx12.org/2015/05/26/deep-breathing-drives-inner-energy-mbx-12-spring-workshop-week-7-part-1/

Share:

0 komentar:

Posting Komentar