Rabu, 01 Agustus 2018

Meletakkan itu... Indah



Oleh Duddy Fachrudin

Saat mengikuti sebuah pelatihan biasanya hal yang paling berharga yang kita dapatkan adalah materi pelatihan dan juga pengalaman serta relasi baru.

Namun, yang saya temui pada pelatihan itu bukan hanya ketiganya.

Seorang narasumber yang baru saja menikmati coffe break itu berdiri lalu berjalan perlahan mendekati tempat piring dan gelas kotor. Dengan lembut, ia meletakkan piring kecil dan gelas bekas kopinya di tempat itu.

Indah kami memandangnya.

Lalu pikiran ini tetiba membayangkan semua orang melakukan hal yang sama dalam kehidupannya seperti yang beliau lakukan barusan. Maka kelak tercipta sebuah keselarasan dan harmoni dari sebuah tata perilaku manusia.

Bukan hanya kecantikan nan asyik mengerik kesombongan yang begitu terik. Tapi semesta akan bersenandung memujinya dan berdoa kepada Tuhan agar ia dimasukkan ke dalam surga.

Meletakkan itu indah, bukan?

Apalagi jika kita pandai meletakkan yang tidak berguna seperti sampah yang dapat mewabah.

Tidak hanya sampah fisik.

Yang lebih penting adalah sampah pikiran.

Mereka adalah kecemasan, kesedihan, kekecewaan, iri, dengki, memori yang tidak menyenangkan, kesombongan, prasangka negatif, dan amarah, serta rasa memiliki yang belebihan.

Maka, meletakkan itu indah, bukan?

Orang yang berada di sebelah saya mengangguk.

Sumber gambar:
https://freedomandfulfilment.com/stop-feeding-your-mind-garbage/
Share:

0 komentar:

Posting Komentar