Senin, 12 November 2018

[Refleksi Hari Ayah] Maaf, Ayah Tunggu di Luar Saja Ya...


Oleh Nita R. Fitriantini

Maaf Ayah, usiaku sudah tujuh tahun.

Terima kasih karena ayah masih mau menemaniku ke kamar mandi, tapi ayah tunggu di luar saja ya...

Di usiaku yang ketujuh ini, bahkan ayah sudah tidak boleh melihat kemaluanku.

Aku malu ayah, jadi aku harus belajar menjaga auratku, termasuk di depan ayah.

Terima kasih karena ayah masih mau membantuku memakai baju, tapi ini saatnya aku untuk memakai bajuku sendiri.

Biarlah sedikit lamban, biarlah sedikit berantakan, tapi ini saatnya aku belajar bertanggung jawab menjaga auratku.

Ijinkan aku terbiasa menjaga aurat sejak di dalam rumah, agar saat aku tumbuh dewasa, aku pandai menjaga diri saat di luar rumah.

Tegaslah padaku ayah, agar aku juga bisa tegas saat ada pria lain yang mencoba macam-macam padaku.

Aku masih putri kecil kesayangan ayah, tapi mulai saat ini ayah cukup tunggu di luar saja ya...

Sumber gambar: 
https://www.cbc.ca/parents/learning/view/my-daughter-is-beautiful-and-im-going-to-tell-her-so

Share:

0 komentar:

Posting Komentar