Rabu, 13 November 2019

Pelatihan Mindfulness-Based Cognitive Therapy, Apa Manfaatnya? (MBCT Batch #6)


Oleh Duddy Fachrudin

Seorang peserta pelatihan Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) batch #5 menanyakan tentang hal itu. "Apa sih manfaatnya? Kalau klien sudah menjalani 8 sesi ini, apa yang terjadi pada diri klien?"

Pertanyaan tersebut menjadi gerbang diskusi menarik, ciamik, nan apik bagi kami semua yang kemudian berujung pada sebuah kesimpulan, yaitu decentering thought.

Namun sebelum membahas mengenai decentering thought, MBCT yang awalnya didesain untuk mencegah kekambuhan depresi, kini penggunaannya semakin meluas.

Lalu MBCT digunakan untuk permasalahan apa saja dan pada siapa saja? Beberapa penelitian menyebutkan penggunaan MBCT, seperti pada kasus-kasus berikut:

  • Kecemasan
  • Adiksi dan penyalahgunaan obat terlarang
  • Stres pascatrauma
  • Nyeri kronis
  • Pencegahan bunuh diri
  • Gangguan bipolar
  • Penyintas kanker dan HIV
  • Caregiver kanker
  • Pasangan yang berkonflik

Individu yang depresi, cemas, dan berbagai permasalahan lainnya terkait itu memiliki core belief negatif yang sekaligus menjadi pikiran otomatisnya (automatic thought).

Pelatihan MBCT memfasilitasi individu mengelola hal tersebut sehingga mudah menghadirkan berbagai alternatif pikiran. Inilah yang disebut decentering atau kesadaran metakognisi.

Dampak positif bisa dirasakan dalam bentuk keterampilan memperhatikan perubahan perasaan dan berkurangnya ruminasi yang pada akhirnya menjadi solusi dari masalah psikologis yang dialami individu.

NB: Pelatihan Mindfulness, khususnya Mindfulness-Based Cognitive Therapy Batch #6 tanggal 11-12 Januari 2020 (info: 089680444387)

Sumber gambar:
https://www.instagram.com/duddyfahri/

Share:

0 komentar:

Posting Komentar